SINJAI, KORAN HARIAN 55 –Puluhan kader FKMI lakukan aksi unjuk rasa di depan Polda Sulawesi Selatan terkait diamankannya 5 unit mobil pick up yang menagngkuf puluhan jerigen yang diduga berisi bbm jenis solar bersubsidi di Kabupaten Sinjai yang akan diselundupkan ke Kabupaten Morowali,Sulawesi Tengah.
Jendral lapangan, Arya yang akrab disapa cicak mengungkapkan dalam orasinya “kami hadir disini sebagai bentuk kekecawaan kami terhadap Kapolres Sinjai yang sampai hari ini tidak melakukan konferensi pers serta mentersangkakan sopir dan juga pemilik bbm jenis solar yang akan diselundupkan ke Kabupaten Morowali, ungkapnya, jumat 21/6/2025).
Lanjut cicak mengatakan, afia bbm di sulawesi selatan bukan hanya merugikan negara akan tetapi sangat meresehkan dan membuat menjerit masyarakat yang ada dipelosok desa yang sangat susah medapatkan bbm subsidi yang disalurkan pemerintah pusat ke daerah.
Koordinator mimbar aksi Firhan yang akrab disapa jhon juga menyampaikan dalam orasinya harusnya kepolisian dalam hal ini Kapolres Sinjai yang tidak terlalu lama menetapkan sebagai tersangka karena sesuai dengan perintah presiden sesuatu yang bersifat ilegal iti harus betul betul diberikan tindakan yang sangat serius oleh pihak penegak hukum,lanjut Jhon
“Mafia BBM yang diduga berasal dari Kabupaten Bululumba yang akan diselundupkan ke Kabupaten Morowali Sulawesi Tengah Kapolres harus mengambil sikap melakukan oenegakam hukum terhadap mafia mafia minyak.
Adapun tuntutan yang dibawa oleh DPP FKMI pada unjuk rasa adalah :
1. Mendesak Kapolda segera copot Kapolres sinjai yang gagal melakukan penegakan hukum terkait dengan pemyelundupan BBM Subsidi jenis solar diKabupaten Sinjai,Sulawesi Selatan.
2. Mendesak Kabid PROPAM Polda sul sel segera melakukan pemeriksaan terhadap Kasat reskrim dan Kanit Tipidter Polres Sinajai yang diduga telah memberikan Nominal terhadap Mafia BBM subsisdi Jenis Solar
3. Tangkap Kembali pemilik dan sopir pengangkut yang akan diselundupkan ke Sulawesi Tengah serta tetapkan sebagai tersangkah
4. Mendesak Kapolres Sinjai segera melakukan Konferensi pers dan mentersangkakan pemilik dan sopir pengangkut BBM jenis solar.
5. Mendesak Manager Area Pt.Pertamina Region VII Sulawesi segera melakukan pemeriksaan selruh SPBU di Kabupaten Bulukumba yang diduga telah bekerja sama terhadap mafia BBM di Kabupaten Bulukumba.(rls/akc)





