SENGKANG, koranharian55.com โ Semangat berbagi dan kedekatan dengan masyarakat kembali ditunjukkan oleh Polres Wajo melalui kegiatan pembagian takjil kepada pengguna jalan.
Aksi sosial yang dipusatkan di depan Kantor Satuan Lalu Lintas, Jalan Masjid Raya Sengkang, Kecamatan Tempe, itu dipimpin langsung Kapolres Wajo, Muhammad Rosid Ridho, dan melibatkan jajaran Sat Lantas serta Bhayangkari Cabang Wajo, Sabtu (28/2/2026)

Kegiatan yang berlangsung menjelang waktu berbuka puasa tersebut tidak hanya menjadi agenda berbagi makanan ringan untuk berbuka, tetapi juga menjadi momentum mempererat hubungan emosional antara kepolisian dan masyarakat. Sejak sore hari, arus kendaraan yang melintas di jalur utama Kota Sengkang tampak meningkat. Pengendara mobil pribadi, sepeda motor, becak motor (bemor), hingga pejalan kaki yang melintas satu per satu menerima paket takjil dengan penuh antusias.

Kapolres Wajo, AKBP Muhammad Rosid Ridho, terlihat turun langsung ke tepi jalan bersama personel Sat Lantas. Dengan mengenakan seragam dinas, ia menyapa masyarakat secara humanis, menyerahkan takjil secara langsung, serta berdialog singkat dengan sejumlah pengendara.
Kehadiran pimpinan tertinggi di lingkungan Polres Wajo itu menjadi sorotan tersendiri. Tidak sedikit warga yang mengaku terkejut sekaligus mengapresiasi karena Kapolres terjun langsung dalam kegiatan sosial, bukan hanya memberikan instruksi dari balik meja kerja.

Dalam suasana penuh keakraban, sejumlah warga tampak mengucapkan terima kasih atas perhatian yang diberikan. Interaksi yang terjadi berlangsung hangat, tanpa sekat formalitas yang berlebihan. Bagi masyarakat, momen tersebut menjadi bukti nyata bahwa aparat kepolisian hadir bukan semata dalam konteks penegakan hukum, tetapi juga dalam aktivitas sosial kemasyarakatan.
Kegiatan berbagi takjil tersebut juga melibatkan personel Satuan Lalu Lintas yang sehari-hari bertugas mengatur arus kendaraan dan menjaga ketertiban di jalan raya. Kali ini, mereka menjalankan peran berbeda dengan cara membagikan paket makanan berbuka kepada para pengguna jalan.
Bhayangkari Cabang Wajo turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Kehadiran para anggota Bhayangkari menambah nuansa kekeluargaan dalam aksi sosial ini. Paket takjil yang dibagikan telah dipersiapkan sebelumnya secara tertib dan terorganisir, memastikan pembagian berjalan lancar tanpa mengganggu arus lalu lintas.
Pengaturan teknis di lapangan dilakukan secara cermat. Personel Sat Lantas tetap memperhatikan kelancaran kendaraan agar tidak terjadi penumpukan di satu titik. Pembagian dilakukan secara cepat dan efisien, sehingga pengendara tidak perlu berhenti terlalu lama di badan jalan.
Dalam keterangannya kepada awak media, AKBP Muhammad Rosid Ridho menegaskan bahwa kegiatan berbagi takjil merupakan bagian dari komitmen institusi untuk terus membangun kedekatan dengan masyarakat.
โRamadan adalah momentum untuk memperkuat silaturahmi. Kami ingin menunjukkan bahwa Polri hadir untuk melayani dan mengayomi masyarakat, tidak hanya dalam aspek keamanan, tetapi juga dalam kegiatan sosial,โ ujarnya.
Menurutnya, bulan suci Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk mempererat kebersamaan dan menumbuhkan rasa empati. Kegiatan berbagi takjil ini diharapkan dapat menghadirkan energi positif, baik bagi personel kepolisian maupun bagi masyarakat yang menerima.
Kapolres Wajo juga menambahkan bahwa pendekatan humanis menjadi bagian penting dalam pelaksanaan tugas kepolisian. Melalui kegiatan sosial seperti ini, diharapkan tercipta hubungan yang semakin harmonis antara aparat dan warga.
Selain membagikan takjil, Kapolres Wajo memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengingatkan masyarakat tentang pentingnya keselamatan di jalan raya. Menjelang waktu berbuka puasa, mobilitas kendaraan biasanya meningkat, sehingga potensi kecelakaan lalu lintas juga perlu diantisipasi.
Ia mengimbau para pengendara agar tetap mematuhi rambu-rambu lalu lintas, menggunakan helm bagi pengendara sepeda motor, tidak berkendara secara ugal-ugalan, serta menjaga konsentrasi selama di jalan.
โKeselamatan adalah tanggung jawab bersama. Kami mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Wajo untuk selalu tertib dan berhati-hati di jalan, terutama menjelang waktu berbuka puasa ketika kondisi lalu lintas lebih padat,โ tegasnya.
Pesan tersebut disampaikan secara persuasif dan komunikatif, sejalan dengan pendekatan yang mengedepankan edukasi kepada masyarakat.
Di bawah kepemimpinan AKBP Muhammad Rosid Ridho, pendekatan humanis dinilai semakin diperkuat di lingkungan Polres Wajo. Selain fokus pada penegakan hukum dan menjaga stabilitas keamanan, kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari agenda rutin.
Kehadiran langsung Kapolres dalam berbagai kegiatan lapangan dinilai memberikan motivasi tersendiri bagi seluruh personel. Keteladanan yang ditunjukkan diharapkan dapat mendorong anggota untuk bekerja dengan penuh dedikasi serta menjaga integritas dalam menjalankan tugas.
Kegiatan berbagi takjil ini menjadi salah satu bentuk konkret dari komitmen tersebut. Interaksi langsung dengan masyarakat membuka ruang komunikasi dua arah, di mana warga dapat menyampaikan aspirasi, keluhan, maupun masukan secara langsung kepada pimpinan kepolisian.
Sejumlah warga yang menerima takjil menyampaikan apresiasi atas kegiatan yang dilakukan. Mereka menilai aksi tersebut memberikan kesan positif terhadap institusi kepolisian.
Bagi sebagian pengendara yang masih berada di perjalanan menjelang waktu berbuka, paket takjil yang diterima sangat membantu. Terlebih bagi mereka yang belum sempat membeli makanan untuk berbuka puasa.
Suasana sore di Jalan Masjid Raya Sengkang pun terasa berbeda. Di tengah aktivitas lalu lintas yang padat, aksi berbagi tersebut menghadirkan nuansa kebersamaan dan kepedulian sosial.
Kegiatan berbagi takjil yang digelar Polres Wajo tidak berdiri sendiri, melainkan menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kabupaten Wajo.
Pendekatan yang mengedepankan dialog, empati, dan pelayanan publik menjadi strategi dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian. Dengan hubungan yang harmonis, diharapkan tercipta situasi kamtibmas yang kondusif, terutama selama bulan Ramadan.
Melalui kegiatan tersebut, Polres Wajo ingin menegaskan bahwa kehadiran polisi bukan hanya saat terjadi pelanggaran atau peristiwa hukum, tetapi juga dalam momen-momen sosial yang menyentuh kehidupan masyarakat sehari-hari.
Aksi sosial yang digelar pada Sabtu sore itu menjadi simbol kuat kebersamaan antara aparat dan warga. Pembagian takjil sederhana tersebut membawa pesan mendalam tentang kepedulian, pelayanan, dan kemanusiaan.
Ramadan menjadi pengingat akan pentingnya berbagi dan mempererat tali silaturahmi. Melalui kegiatan ini, Polres Wajo menunjukkan komitmennya untuk terus hadir secara nyata di tengah masyarakat, membangun kepercayaan, serta menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Wajo.
Dengan sinergi antara kepolisian dan masyarakat, diharapkan suasana kondusif dan harmonis dapat terus terjaga, tidak hanya selama bulan suci, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari ke depan.(khm/edi)





