MAKASSAR, koranharian55.com – Ketua Umum Perserikatan Journalist Siber Indonesia (Perjosi), Salim Djati Mamma, menyambut baik dengan positif atas penunjukan Brigjen Pol Djuhandhani Rahardjo Sebagai Kapolda Sulsel, dengan harapan membawa angin segar, serta dapat membawa program kepercayaan bagi institusi Polri.
“Kami menaruh harapan besar kepada Bapak Brigjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro, yang dikenal sebagai sosok tegas sekaligus humanis, beliau juga ahli dibidang reserse, ia kerap memimpin langsung di lapangan, memastikan penyidikan berjalan transparan” ungkap Ketum Perjosi
Wartawan senior dibidang kriminal ini, juga menuturkan saat menjabat sebagai Dirreskrimum Polda Bali dan Jawa Tengah, ia sukses mengungkap kasus kriminal menonjol yang meresahkan masyarakat, termasuk kejahatan jalanan dan jaringan kejahatan lintas daerah.
Selain itu, tambah Asesor BNSP ini menjelaskan, bahwa selain itu, kiprah Brigjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro di tingkat Internasional, namanya makin diperhitungkan ketika duduk sebagai Dirtipidum Bareskrim Polri. Ia memimpin penyelidikan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) lintas negara, pengungkapan jaringan judi daring, pornografi digital, hingga sindikat penggelapan kendaraan internasional. Dalam setiap keterangannya, Djuhandhani kerap menekankan pentingnya perlindungan korban, terutama perempuan dan anak.
Bung Salim menambahkan, dengan penunjukan Brigjen Djuhandhani, sebagai Kapolda Sulsel, disebut sebagai bentuk kepercayaan Kapolri terhadap integritasnya.
“Sulawesi Selatan yang merupakan wilayah strategis dengan dinamika politik, sosial, dan ekonomi, membutuhkan figur pemimpin yang berpengalaman dan mampu menjaga stabilitas” tutur Bung Salim.
Brigjen Pol Djuhandhani, yang resmi dipercaya sebagai Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Selatan, menggantikan Irjen Pol Rusdi Hartono, melalui Surat Telegram Kapolri tertanggal 24 September 2025 lalu. Perwira tinggi lulusan Akademi Kepolisian 1991 ini sebelumnya menjabat sebagai Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri, dengan sederet pengalaman menangani kasus-kasus besar di tanah air.
Salah satu kiprah paling disorot adalah saat ia mengumumkan hasil penyelidikan dugaan ijazah palsu Presiden Joko Widodo. Dengan hati-hati, Djuhandhani menegaskan kesimpulan penyidik setelah pemeriksaan puluhan saksi dan uji forensik dokumen, bahwa ijazah yang beredar adalah asli. Keputusan itu menutup polemik panjang di ruang publik dan menunjukkan komitmen Polri bekerja berdasarkan fakta ilmiah.
Sementara itu, Kepala Bidang Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Didik Supranoto, SIK, menegaskan siap mendukung penuh kepemimpinan Kapolda baru.
“Pak Kapolda adalah perwira yang tegas dan dekat dengan masyarakat. Kami semua anak buah di Polda Sulsel siap menjalankan arahan beliau untuk meningkatkan pelayanan publik, memperkuat penegakan hukum, dan menjaga stabilitas keamanan di wilayah,” kata Kabid Humas.
Selain rekam jejak profesional, Brigjen Pol Djuhandhani, juga dikenal dekat dengan jajaran dan masyarakat. Ia kerap memberi ruang dialog dengan awak media serta aktif mendorong anggotanya mengedepankan pendekatan persuasif. Di berbagai kesempatan, ia menegaskan polisi harus hadir bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga pelindung dan pengayom masyarakat.
Dengan pengalaman panjang, sikap tegas, serta kepedulian yang ditunjukkan selama bertugas, Brigjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro diharapkan mampu membawa penyegaran kepemimpinan di Polda Sulsel serta memperkuat rasa aman dan kepercayaan publik terhadap Polri di wilayah ini. (al/akc)
Hai pembaca setia! Temukan solusi media online Anda di





