KKN Tematik Literasi UNHAS Gelar Seminar Program Kerja, Perkuat Budaya Baca di Kelurahan Parangluara

Takalar, koranharian55.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Literasi Universitas Hasanuddin (UNHAS) Gelombang 116 menggelar Seminar Program Kerja di Kelurahan Parangluara, Kecamatan Polombangkeng Utara, Kabupaten Takalar. Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat yang berfokus pada penguatan budaya literasi.

Seminar tersebut menjadi ruang bagi mahasiswa untuk memperkenalkan berbagai program literasi yang akan dilaksanakan selama masa KKN, sekaligus membangun sinergi antara mahasiswa, pemerintah kelurahan, sekolah, dan masyarakat.

Kegiatan dihadiri Dosen Pembimbing KKN Tematik Literasi UNHAS, Saharuddin, S.IP., M.Si., Koordinator Desa KKN Tematik Literasi, Rudiansyah, Lurah Parangluara, Yulianti, A.Md.S., S.T., Sekretaris Lurah, Babinsa, Bhabinkamtibmas, para kepala lingkungan, imam lingkungan, tokoh masyarakat, Relima, tenaga pendidik dari sejumlah sekolah di Kelurahan Parangluara, serta masyarakat setempat.

Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan adanya dukungan bersama terhadap pengembangan budaya literasi sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan di tingkat kelurahan.

Dalam seminar tersebut, mahasiswa memaparkan sejumlah program kerja yang disusun berdasarkan hasil observasi lapangan dan kebutuhan masyarakat. Program tersebut mencakup inventarisasi buku, pengelolaan perpustakaan, membaca nyaring, cerdas mengulas buku, proyek berbasis isi bacaan, menulis cerita, kunjungan literasi, apresiasi literasi tingkat kelurahan, serta amplifikasi kegiatan melalui media digital.

Berbagai program itu dirancang tidak hanya untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap bahan bacaan, tetapi juga menumbuhkan minat baca, kreativitas, kemampuan berpikir kritis, dan keterampilan berkomunikasi, khususnya bagi anak-anak usia sekolah.

Selain menghadirkan kegiatan literasi yang interaktif, mahasiswa juga akan memperkuat pengelolaan perpustakaan kelurahan dan sekolah. Upaya tersebut dilakukan melalui inventarisasi koleksi, klasifikasi buku, penataan ruang baca, serta pengembangan pojok baca yang nyaman dan ramah anak.

Kegiatan membaca nyaring, mengulas isi buku, membuat proyek berbasis bacaan, hingga menulis cerita diharapkan dapat menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus mendekatkan anak-anak dengan buku.

Sebagai bagian dari rangkaian program, mahasiswa juga akan menyelenggarakan Apresiasi Literasi Tingkat Kelurahan. Kegiatan tersebut akan diisi dengan berbagai lomba, seperti membaca dongeng, membaca puisi, dan menulis cerita sebagai bentuk penghargaan terhadap partisipasi serta semangat belajar anak-anak.

Pelaksanaan KKN Tematik Literasi UNHAS di Kelurahan Parangluara juga sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) poin 4 tentang Pendidikan Berkualitas (Quality Education).

Program-program yang dilaksanakan diarahkan pada peningkatan budaya literasi, penguatan tata kelola perpustakaan, perluasan akses terhadap bahan bacaan, serta pengembangan kemampuan membaca, berpikir kritis, kreativitas, dan komunikasi peserta didik.

Melalui program tersebut, mahasiswa KKN Tematik Literasi UNHAS berharap dapat membangun budaya membaca yang berkelanjutan sekaligus memperkuat kolaborasi antara pemerintah kelurahan, sekolah, dan masyarakat.

Sinergi tersebut diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang lebih inklusif dan berkualitas serta mendukung lahirnya generasi Kelurahan Parangluara yang literat, kreatif, dan memiliki semangat belajar sepanjang hayat.(nda)

Wartawan: Redaksi, Editor: Redaksi